TRIBUNMANADO.CO.ID - Renungan Harian hari ini mengenai Harapan yang baru dan terdapat dalam Kisah Para Rasul 1:11,. Dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit?
Ia dan saudaranya disebut βanak-anak suruh.β. Sifat yang jelek, keinginan untuk membalas dendam, roh kritik, semuanya ada pada murid yang kekasih. Tetapi melebihi semuanya ini Guru yang Ilahi itu melihat hati yang sangat rajin, sungguh-sungguh dan mengasihi. Yesus memarahi sifat memikirkan diri, mengecewakan cita-citanya, menguji imannya.
Kisah Para Rasul 1:21-22 (21) Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami, (22) yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya.β
Saat Fir'aun dan pasukannya berada di tengah-tengah lautan, Nabi Musa segera memukulkan kembali tongkatnya, dan air laut yang terbelah itu menyatu kembali. Fir'aun dan pasukannya binasa tenggelam tanpa ada yang selamat. Peristiwa ini juga tercantum dalam Alquran surah Yunus ayat 90-92.
The result of this writing is that this book was written by Luke around 63 CE and is believed to have the authority of God's word to teach Christians. Kitab Kisah Para Rasul merupakan kitab yang penting dalam membangun teologi Kristen. Para ahli biblika memperdebatkan latar belakang keberadaan kitab Kisah Para Rasul.
C3Uezqh.
kisah para rasul 1 9 11